PENUTUPAN TITIK TEMPAT PENAMPUNGAN SEMENTARA (TPS) JALAN Dr. WAHIDIN

Mulai 1 Maret 2020 Tempat Penampungan Sementara (TPS) yang terletak di Jalan Dr. Wahidin Resmi di Tutup

 

Berdasarkan perkembangan Tata ruang Kota Pontianak saat ini, Tempat Penampungan Sementara (TPS) yang berada di tepi jalan sudah tidak layak lagi keberadaannya, seiring dengan perkembangan pembangunan serta infrastruktur jalan Kota Pontianak.

Dari data Dinas Lingkungan Hidup Kota Pontianak (seksi angkutan sarana dan prasarana) terdata dari tahun 2016 sudah mulai melakukan pengurangan secara bertahap titik TPS yang berada di tepi jalan dan sampai sekarang pengurangan itu masih  dilakukan, akan tetapi ada juga lokasi titik TPS tersebut di pindah dan dialihkan ke tempat lain supaya kebersihan dan keindahan kota ini tertata rapi.

Semenjak tanggal 1 Maret kemarin, Dinas Lingkungan Hidup Kota Pontianak dengan arahan Bapak Walikota Pontianak berhasil menutup titik Tempat Penampungan Sementara (TPS) yang berlokasi di Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo (sepakat), di lengkapi dengan Petugas Penjaga TPS selama 24 jam, sebelum melakukan penutupan TPS tersebut, pihak Dinas telah berkoordinasi yang begitu alot dengan Camat, Lurah, RT/RW beserta warga sekitar karena penutupan TPS tersebut berdampak positif dan negatif, positifnya lokasi tersebut kelihatan bersih dan rapi dilengkapi dengan taman yang menjadi indah, negatifnya adalah sangat mempengaruhi TPS lain karena masyarakat pasti membuang sampah pada lokasi TPS terdekat yang mengakibatkan melubernya sampah ke luar TPS/Container, pembuang tersebut seperti oknum warga, pemulung dan jasa pengangkutan sampah Rumah Tangga yang menggunakan gerobak maupun keranjang motor yang tidak membuang sampah secara tertib dan teratur ke dalam Container dan parahnya lagi oknum warga membuang di sembarang tempat sehingga terciptanya TPS Liar, akan tetapi Dinas Lingkungan Hidup Kota Pontianak sudah mengantisipasi bila hal itu terjadi.

Setelah dikaji, pada dasarnya penyumbang sampah terbanyak adalah pembuang sampah yang menggunakan kendaraan Roda tiga, berdasarkan kajian tersebut akhirnya pembuang yang menggunakan roda tiga kita tertibkan melalui surat edaran Walikota Pontianak untuk membuang sampah pada 1 (satu) titik  yaitu membuang ke Trasfer Depo Komplek Pasar Mawar, sementara di Pasar mawar sudah stan by alat berat Wheel Loader untuk membersihkan banyaknya sampah dengan cepat dan lebih maksimal, walaupun demikian tidak menutup kemungkinan Dinas Lingkungan Hidup Kota Pontianak harus tetap mencari lahan yang strategis dan tepat untuk membangun Transfer Depo (tempat penampungan sementara sampah dalam skala besar setelah TPS/Container) pengganti Depo Pasar Mawar yang ramah lingkungan tentunya, sehingga masuknya sampah dapat terorganisir dengan baik.

Disamping itu di akhir tahun 2019 Armada Angkutan sampah tampil dengan kekuatan penuh dengan menambah jumlah Dump Truck, Arm Roll Truck serta alat berat kemudian di tahun 2020 di perkuat dengan kendaraan pembersih jalan (sweper) karena selama ini kendaraan dump truck yang ada sudah tidak layak pakai diatas 10 tahun serta rentan rusak kemudian petugas mengangkut sampah dan menyapu jalanpun hanya menggunakan tenaga manual sementara pertambahan jumlah penduduk semakin pesat diiringi dengan meningkatnya volume sampah.

Sudah selayaknya kota Pontianak melalui Dinas Lingkungan Hidup mempunyai armada-armada yang baru dan modern, agar lebih cepat dalam mengatasi sampah sehingga pelayanan publik dibidang kebersihan lebih maksimal dan wajah kota Pontianakpun selalu terlihat bersih, rapi dan indah, target ADIPURA terwujud terkait dengan hal tersebut peran serta semua lapisan masyarakat sangat diperlukan sebab masalah kebersihan dan keindahan Kota Pontianak ini bukan hanya tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup saja akan tetapi tanggung jawab kita bersama dengan membuang sampah dengan tertib dan teratur sesuai jadwal yang telah ditentukan, karena kita sendiri juga merasakan dan menikmati kebersihan dan keindahan tersebut, untuk itu mari kita jadikan kota pontianak menjadi kota yang nyaman untuk kita bermukim dan tempat tinggal, “dari warga, untuk warga dan bermanfaat bagi warga Kota Pontianak.

 

Mulyanto (Angsana) 2020